5 Pemain Terbaik yang dimiliki Indonesia
1. Ronny Pasla - (Kiper)
1. Ronny Pasla - (Kiper)
Ronny Pasla (lahir di Medan, 15 April 1947; umur 63 tahun)
adalah mantan kiper Indonesia yang berkiprah sekitar tahun 1960’an – awal 1970
Saat Timnas Brazil melakoni tur ke Asia pada 1972, Brazil yang saat itu
diperkuat pesepak bola legendaris dunia asal Brazil, Pele singgah ke Indonesia.
Dalam laga tersebut Indonesia kalah 1-2, tapi tetap menjadi momen terindah bagi
Ronny, karena berhasilmenahan eksekusi penalti Pele.
2. Simson Rumah Pasal - (Bek)
Simson Rumah Pasal (lahir di Desa Lohiatala, Seram Barat,
Maluku, 21 Agustus 1950; umur 60 tahun) adalah mantan pemain nasional sepak
bola Indonesia pada era 1970-an dan awal 1990-an. Spesialis bek kanan dan Mantan pemain nasional berdarah Maluku ini cukup lama
membela tim Merah Putih. Kepiawaiannya menghalau serangan yang datang dari
sektor kiri, membuat posisi bek kanan timnas selalu dipercayakan pada Simson di
era pertengahan 70-an hingga awal 80-an. Tak kurang dari delapan tahun Simson
mengawal sektor pertahanan timnas. Dalam kurun itu, ia sempat tampil di
sejumlah ajang internasional, seperti Merdeka Games, Pra Olimpiade, King’s Cup,
SEA Games dan Pra Piala Dunia.
3. Ronny Patinasarani – (Tengah)
Ronald Hermanus Pattinasarany atau lebih dikenal dengan nama
Ronny Pattinasarany (lahir di Makassar, Sulawesi Selatan, 9 Februari 1949 –
meninggal di Jakarta, 19 September 2008 pada umur 59 tahun) adalah pelatih
sepak bola Indonesia dan salah satu pemain sepak bola legendaris Indonesia.
Era 1970-an hingga 1980-an, saat sepak bola Indonesia menjadi salah satu
raksasa di Asia, Ronny Pattinasary menjadi salah satu yang ikut melambungkan
nama tim merah-putih. Pria berdarah Ambon yang lahir di Makassar itu dikenal
sebagai sosok pemain papan atas.
Penghargaan yang diperolehnya seperti Pemain All Star Asia tahun 1982, Olahragawan Terbaik Nasional tahun 1976 dan 1981, Pemain Terbaik Galatama tahun 1979 dan 1980, dan meraih Medali Perak SEA Games 1979 dan 1981.
Penghargaan yang diperolehnya seperti Pemain All Star Asia tahun 1982, Olahragawan Terbaik Nasional tahun 1976 dan 1981, Pemain Terbaik Galatama tahun 1979 dan 1980, dan meraih Medali Perak SEA Games 1979 dan 1981.
4. Fachri Huasaini – (Tengah)
Fachry Husaini (lahir di Lhokseumawe, Nanggroe Aceh
Darussalam, 27 Juli 1965; umur 45 tahun) adalah pemain sepak bola Indonesia era
1990-an. Selama kariernya, dia bermain di posisi gelandang yang mengemban tugas
sebagai seorang playmaker saat masih bermain di tim nasional sepak bola
Indonesia maupun di klub-klub sepak bola yang pernah dibelanya. Dia lebih
dikenal identik dengan tim Pupuk Kaltim karena sembilan musim dia membela PKT
(1992-2001). Namun prestasi terbaik Fachry bersama PKT hanyalah finalis Liga
Indonesia pada musim 1999/2000.
5. Widodo Putra – (Depan)
Widodo Cahyono Putro (lahir di Cilacap, Jawa Tengah, 8
November 1970; umur 40 tahun) adalah seorang pelatih dan pemain sepak bola
legendaris Indonesia. Posisinya saat bermain adalah penyerang. Widodo
seangkatan dengan Rocky Putiray, Joko Susilo, dan Aji Santoso.
Di Uni Emirat Arab 1996, Widodo Cahyono Putro mencetak gol spektakuler yang
kemudian dinobatkan sebagai gol terbaik Asia tahun yang sama.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar