Iverson memiliki nama lengkap yaitu Allen Ezail Iverson. Ia lahir
di Hampton, Virginia, Amerika Serikat, 7 Juni 1975. Ia memiliki julukan A.I.
and The Answer
Ia merupakan pemain yang beraksi dalam All-Star sebagai
point ataupun shooting guard. Dalam kurun waktu 10 tahun, ketika ia berumur 31
tahun, ia sudah dipandang sebagai salah satu guard terbaik dari generasinya dan
salah satu pencetak angka terbanyak dalam sejarah NBA. Tahun 2003, Iverson
menempati rangking ke-53 di Majalah SLAM sebagai salah satu 75 pemain Top NBA
sepanjang masa.
Dari awal Iverson merupakan pemain bola basket yang dapat disejajarkan dengan legenda
hidup Isiah Thomas. Kecepatan dan akurasi tembakan 2 angka merupakan andalan
dari pemain ini. Dia pernah membuat legenda hidup, Michael Jordan hampir
terjatuh dengan "killer crossover"-nya. Puncak karier Iverson adalah
sewaktu membela 76ers dan masuk kedalam Final NBA tahun 2000 melawan LA Lakers.
Dia bisa membawa tim-nya mencuri 1 game dari Shaquille O'Neal dan Kobe
Bryant-tepatnya game 1 sebelum disapu bersih berikutnya oleh LA Lakers.
Namun, ego dari Iverson inilah yang menjadikan karier-nya
mulai meredup. Selepas dari 76ers , dia di-trade ke Denver Nuggets untuk
ditandemkan dengan bintang muda, Carmelo Anthony. Bukannya cincin juara yang
direbut, melainkan keributan antar pemain-lah yang didapat Nuggets, selain
gagal berprestasi. Setelah dari Nuggets, Iverson di-trade ke Detroit Pistons, ditukar
dengan Chauncey Billups-yang justru membuat Nuggets bangkit menjadi salah satu
tim yang patut diperhitungkan. Di Pistons, dia membuat ulah dengan berpura-pura
sakit, serta mangkir dari latihan karena tidak menjadi pilihan utama di tim
tersebut. Pistons di era Iverson justru malah jeblok dan mencatat rekor
menang-kalah negatif (lebih banyak kalah daripada menang). Setelah sempat
menjadi free agent dan direkrut oleh Memphis Grizzlies, sebelum akhirnya
diputus kontraknya, dia akhirnya kembali ke klub lamanya, Philadelphia 76ers.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar